Kamis, 07 Februari 2019

Tasawuf Adalah Tangga Untuk Sampai Kepada Keimanan


Oleh : Cici Purwati

“When you love you should not say, God is in my heart”, but rather, “I am in the heart of God.”
—Khalil Gibran—

Menurut ensiklopedia bebas, Tasawuf (Tasawwuf) atau Sufisme (bahasa Arab: تصوف , ) adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagian yang abadi. Tasawuf pada awalnya merupakan gerakan zuhud (menjauhi hal duniawi) dalam Islam, dan dalam perkembangannya melahirkan tradisi mistisme Islam. Tarekat (pelbagai aliran dalam Sufi) sering dihubungkan dengan Syiah, Sunni, cabang Islam yang lain, atau kombinasi dari beberapa tradisi.
Adapun pengertian kalimat tasawuf, bukanlah kalimat yang diwarisi atau dinukil, ia juga bukan sebuah ilmu pengetahuan yang pasti, karena jika kita menelusuri pengertiannya dari sisi bahasa, maka kita akan dapati bahwa definisi tasawuf itu berbeda-beda, begitu juga dengan tokoh sufi yang masyhur pada zaman tersebut. Begitupun dengan sejarah munculnya ajaran tasawuf, sebagian agama lain ada yang beranggapan bahwa tasawuf bukanlah ajaran islam, karena adanya persamaan istilah-istilah tasawuf dengan ajaran agama mereka, hulul misalnya. Hulul dalam istilah tasawuf islam adalah suatu kondisi ketika terwujudnya hubungan yang seerat-eratnya antara manusia dan Allah Swt. dengan segala ketenangan rohani ketika beribadah atau berdzikir, sedangkan hulul dalam ajaran Budha dan Hindu adalah kepercayaan bahwa manusia akan berhenti lahir semula (Reinkarnasi) pada suatu ketika apabila mereka melakukan kebaikan yang mencukupi atau apabila mendapat kesadaran agung (Nirvana) atau menyatu dengan Tuhan. Sebagaimana kita ketahui bahwa ajaran Budha lebih dulu muncul dari pada islam, dan mereka mengkalim bahwa tasawuf adalah sebuah ajaran dari ajaran mereka.
Pada faktanya, ajaran tasawuf dalam islam sangatlah berbeda dengan ajaran agama yang lain. Sejarah telah mencatat bahwa tasawuf sudah ada sejak zaman Rasulullah, walaupun tasawuf itu sendiri belum diberi nama tasawuf. Rasul sangat sering melakukan uzlah untuk mencari hakihat hidup dan sering bertahannuts di gua Hira hingga ia mendapatkan wahyu yang pertama dari Allah Swt. begitupun di Zaman para sahabat kita dapati Umar ibn Khattab yang selalu berpakaian sederhana dan menjauhi segala kenikmatan duniawi.  dan dari tabi’i tabi’in seperti Hasan al-Bashri, Rabitul Adawiyah, Imam Junaid, Rabiatul Adawiyah dan masih banyak lagi tokoh-tokoh islam yang mendalami ilmu tasawuf.
Untuk sampai kepada tingkatan tertinggi dalam tasawuf; yaitu mahabah (mahabah adalah kecintaan kepada Allah melebihi dari apapun, hingga apa yang di lihat dan ia dengar adalah hanya Asma-Nya) seorang muslim haruslah dulu melwati muqāwamāt dan ahwāl. Adapun muqāwamāt adalah suatu posisi ruhiyyah yang dilewati seorang hamba, dan ia bisa berlangsung lama berada dalam keadaan tersebut. Sebagian orang ada yang berada dalam satu maqam dalam jangka yang pendek, ada juga yang melewatinya dalam jangka yang panjang. Adapun maqam pertama adalah taubat, di atas taubat ada wara’ dan seorang hamba harus berjuang untuk menaiki muqāwamāt hingga ia berhasil mencapai tingkatan tertinggi yaitu mahabah dan ridha. Seseorang tidak akan sampai kepada tingkatan selanjutnya apabila ia belum memenuhi syarat hukum-hukum maqam tersebut (sumber : Diraasat fii al-ilmi at-Tashawuf, muqorror Ushuluddin tingkat 1 semester 2, tahun 2017). kita ambil permisalan; seorang muslim yang ingin mencari tahu hakikat cinta kepada tuhannya, langkah pertama yang harus ia lakukan adalah taubat, dan di tingkatan pertama ini hal yang harus ia lakukan adalah beriman kepada Allah dan bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat. Setelah terpenuhi syarat tersebut, barulah ia bisa naik kepada maqam wara’ dan begitu seterusnya.
Untuk mencapai hakikat cinta, memang butuh perjuangan, ia harus dicari dan bukan diberi. Apakah ketika telah mengucapkan syahadat dan mengikrarkan bahwa kita telah beriman lantas kita tidak akan diuji? Sesungguhnya Allah akan mengguji setiap hambanya yang beriman dan yang mengaku cinta terhadap-Nya. Allah Swt. Telah berfirman dalam al-Quran al-Karim :

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
 “Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan “kami telah beriman”, sedang mereka tidak diujii lagi?” (Al-Ankabut [29] : 2)
Dari ayat tersebut jelas, bahwa Allah pasti akan menguji setiap hambanya yang beriman untuk membuktikan sejauh mana kecintaannya terhadap-Nya dan Rasul-Nya, maka setiap ia menaiki satu tingkatan, pastilah ujiannya pun akan semakin berat sesuai dengan maqam yang sedang ia lalui.
Adapun ahwaal adalah segala sesuatu yang dilewati oleh seorang pencari hakikat cinta, ia berupa sifat yang berubah-ubah, seperti takut, berharap, sedih, ketenangan, dan kerinduan atau segala ragam rasa yang terbentuk dari pemujaan seorang pencari hakikat cinta tuhannya. Dan ia bukan berasal dari latihan ataupun hasil ijtihad, tapi ia adalah sebuah rasa yang bergejolak yang bisa dirasakan oleh orang itu sendiri dalam waktu tertentu. Dan sifatnya tidak bertahan lama, seperti hulul (terwujudnya hubungan yang seerat-eratnya antara manusia dan Allah Swt. dengan segala ketenangan hati dan rohani yang dapat dirasakan), fana (seorang sufi yang sudah tenggelam dalam lautan tauhid dan tenggelam dalam kecintaan kepada tuhannya hingga ia merasa bahwa segala sesuatu yang ia lihat hanya ada wujud Allah saja)
Dr. Muhammad Sa’id Ramdhan Al-Buthi telah menuliskan dalam kitabnya yang berjudul ‘Al-Islam Malaadzu Al-Mujtama’at Al-Insāniyyah :
“Dari yang telah kita ketahui bersama bahwasannya esesnsi manusia adalah gambaran dari darah dan daging, ia adalah jasad yang terdiri dari akal dan hati, dan dengan keduanya terwujudlah seorang manusia.”
Adapun akal, ia adalah alat untuk mengetahui sesuatu secara sadar, sedangkan hati terbagi menjadi tiga bagian pokok (dari sisi macam-macam faktor yang merangsangnya dan pengaruhnya).
1. Hati yang termotivasi, ia adalah hati yang dipengaruhi oleh motivasi dan cinta.
2. Hati yang terkekang, ia adalah hati yang dipengaruhi oleh ancaman dan ketakutan.
3. Hati yang mulia yaitu hati yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang indah, dan mulia.
Dan dari fakta yang ada, segala sesuatu yang berasal dari manusia dan segala tingkah lakunya adalah dorongan dari keduanya (akal dan hati). Peranan akal pada hakikatnya adalah untuk menerangi jalan manusia dalam menjalani kehidupannya dan melihat sesuatu yang hak; sedangkan hati lebih cenderung kepada menentukan tingkah laku manusia.
Adapun dalam menentukan apakah ia telah berhasil melewati satu maqam atau tidak, dalam ilmu tasawuf ada sebuah tarekat (cara atau aturan hidup atau jalan menuju mahabah), dan di setiap tarekat ini ada sebuah aturan-aturan tertentu yang berbeda-beda yang dibuat oleh seorang syekh untuk mempermudah para murid dalam melewati tingkatan maqam tersebut. Dan di dalam ilmu tasawuf pun dibahas apa saja syarat-syarat untuk menjadi seorang syekh dan syarat seorang murid.
Jadi, jika ingin bertasawuf alangkah baiknya bagi seorang pencari hakikat mahabah untuk mencari syekh yang memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan bagi seorang syekh, dan tarekat yang sesuai dengan kemampuan dirinya sendiri, karena setiap tarekat memiliki tingkatan maqam yang berbeda-beda. Akan tetapi semua tarekat sama; urutan maqam yang pertama adalah taubat. Hendaknya juga untuk mengikuti syarat-syarat untuk menjadi seorang murid agar sampai kepada derajat mahabah, dan tidak melenceng kepada aliran-aliran yang menyesatkan.


Kemenangan dalam Ranah Wanita



Oleh : Cici Purwati

If you educate a woman, you educate a family. If you educate a girl, you educate the future.”
_Queen Rania of Jordan_



Sejarah mencatat bahwa perkembangan suatu negara sangat bergantung pada seberapa besar kontribusi wanita dalam bangsa tersebut. Faktanya, wanita memiliki andil yang begitu besar. Wanitalah yang menjadi madrasah pertama dan aktor utama dalam membentuk suatu bangsa—bahkan negara, lewat pola pikir yang ia tanamkan pada generasi muda dalam keluarganya. Oleh karena itu, bagaimana suatu negara dapat maju apabila wanitanya, sebagai madrasah pertama, tidak memikirkan pendidikan keluarganya. Seperti halnya, mereka yang hanya fokus terhadap urusan yang bersifat sekunder. Tidakkah sadar bahwa wanita sudah dimuliakan sedemikian rupa dalam islam maupun di mata dunia?!

Tidak sedikit wanita yang masih berpikiran bahwa ia adalah makhluk lemah yang hanya berurusan dengan alat-alat rumah tangga, hanya berfungsi sebagai ibu rumah tangga dan tidak memiliki hak lebih sehingga kepercayaan dirinya tidak tampak dan meredup. Padahal di era ketika wanita dimarginalkan perannya, nama RA. Kartini telah muncul sebagai wanita yang lewat sosoknya mempelopori kebebasan wanita dalam hal pendidikan dan beraspirasi.

 Meski Kartini telah sukses mengangkat peran wanita di masyarakat, mereka tetap dituntut untuk memperhatikan kodratnya sebagai wanita. Mereka hendaknya memperhatikan jenis pekerjaan apa yang cocok dan kurang cocok baginya, seperti kuli bangunan, pengangkut barang, sopir angkutan umum dan lain sebagainya yang membutuhkan tenaga fsik yang lebih. Karena faktanya, jika dilihat dari sisi tenaga dan fisik, laki-laki jauh lebih kuat darinya.

Penghargaan atas perjuangan wanita
Dunia telah memuliakan wanita dengan menjadikan tanggal 8 Maret sebagai ‘Hari Perempuan Internasional’. Dikutip dari situs resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (8/3/2018), peringatan soal Hari Perempuan Nasional pertama kali dilakukan pada 28 Februari 1909 di New York, Amerika Serikat. Agenda ini diinisiasi oleh Partai Sosialis Amerika Serikat untuk memperingati setahun berlalunya demonstrasi kaum perempuan setahun sebelumnya. Gerakan tuntutan hak oleh kaum perempuan pada 1908 ini dilatarbelakangi oleh para pekerja pabrik garmen. Mereka menuntut hak berpendapat dan berpolitik.
Pada tahun 1910, organisasi sosialis internasional berkumpul di Kopenhagen untuk menetapkan Hari Perempuan. Usul ini disepakati oleh 100 perempuan dari 17 negara. Namun belum ditetapkan soal tanggal berapa hari tersebut diperingati.
Bergulir ke tahun berikutnya, Hari Perempuan Internasional ditandai pada 19 Maret dan diperingati di Austria, Jerman, Swis, dan Denmark. Lebih dari 1 juta perempuan dan laki-laki ikut
terlibat. Pada kurun waktu 1913-1914, Hari Perempuan Internasional dipakai sebagai gerakan penolakan Perang Dunia I. Di sejumlah negara Eropa, Hari Perempuan Internasional dipakai untuk memprotes perang dunia atau sebagai aksi solidaritas sesama wanita.

Pada tahun 1917, para perempuan Rusia memprotes perang dengan gerakan bertajuk 'Roti dan Perdamaian' pada hari Minggu terakhir di bulan Februari. Hari tersebut bertepatan dengan tanggal 8 Maret di kalender Masehi. 4 hari kemudian, Tsar Rusia memberikan hak untuk memilih untuk para perempuan. Hingga akhirnya pada tahun 1975, untuk pertama kalinya PBB memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Sejak saat itulah pada tanggal ini diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Peran kita sebagai wanita adalah menggunakan hak sura kita sebijak mungkin dan seadil mungkin.

Peran Wanita dalam Pandangan Islam
Islam tidak pernah melarang wanita untuk ikut serta dalam membela islam. Sebagaimana kita ketahui, bahwa Islam tidak pernah mengekang wanita hingga sekejam itu. Wanita bebas mengekspresikan peran dan kiprahnya—tentunya yang sesuai norma dan Syara'. Karena pada prinsipnya, segala perintah dan larangan Allah (taklif) ditunjukkan kepada laki-laki dan perempuan. Taklif ini bersifat umum dan mutlak, sampai ada nash khusus lainnya yang mengecualikannya secara jelas. Seperti perintah bagi perempuan dan laki-laki dalam mengemban tanggung jawab yang sangat besar dalam kehidupan Islam, yaitu amanah amr ma'ruf nahi munkar :

وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (التوبة : 71)


“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain, mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya” (QS ; al-Taubah : 71)

Dari ayat tersebut telah jelas bahwa peranan wanita dan laki-laki dalam mengemban dakwah adalah sama. Aplikasi dari ayat ini sebagaimana tercatat dalam sejarah, kejayaan islam tidak terlepas dari peranan seorang wanita di dadalamnya. Islam telah mengabadikan nama-nama wanita hebat nan tangguh dalam sejarah, seperti Khadijah binti Khuwailid yang selalu mendukung Rasul dalam berdakwah, selalu menenangkan Rasul ketika dakwahnya tertolak dan bahkan dihina. Walaupun tidak ikut perang fisik tapi Siti Khodijah RA. Selalu mendukung dengan kasih sayang, harta dan logistiknya.
 Adapun wanita yang ikut andil dalam menegakkan kalimat tauhid seperti Asma Dzaatu An-Niqotain RA. yang rela melepaskan tali pinggangnya untuk mengikat perbekalan rasul pada kudanya. Nusaibah binti Ka’ab RA.yang sangat tegar ketika melihat suami dan anak-anaknya gugur mati syahid dalam perang uhud, serta keberaniannya untuk menegakkan islam dan kalimat tauhid yang mendorongnya untukk ikut andil dalam perang uhud. Sekarang yang harus direnungkan adalah, peran apa yang telah kita lakukan sebagai wanita dalam menegakkan kalimat tauhid?

Kamis, 04 Agustus 2016

Kambing Hitamnya Bukan Selalu Orang Hitam


Oleh: Cici Purwati

Tidak semua orang yang berkulilt hitam pantas untuk dijadikan kambing hitam atas semua tindak kriminalitas yang terjadi akhir-akhir ini. Pada fitrahnya, setiap manusia pasti memiliki hati nurani untuk tidak saling menyakiti satu sama lain. Mengapa begitu? Karena, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Hanya pada keadaan tertentulah manusia melakukan tindak kriminalitas yang melanggar hukum pidana; hukum yang berkaitan dengan kemaslahatan umat .

Mengapa beberapa orang dari kita selalu su’udzon jika berpapasan dengan orang hitam? Bahkan beberapa dari kita menjauh jika berada dekat mereka. Sadarkah jika kita selalu mengkambing-hitamkan orang Afrika, yang berkulit hitam? Terkadang mencaci mereka dan mengistilahkan berbagai nama buruk kepada mereka. Sadarkah jika kita telah melanggar hukum perdata, andaikan mereka ingin mengusung kita kepengadilan atas pengaduan pencemaran nama baik, ras, atau bangsa. Sesama manusia, tentulah kita pernah merasakan bagaimana dikucilkan oleh bangsa lain, dikambing-hitamkan atas kejahatan yang diperbuat oleh sebagian dari kita, walaupun kita tak melakukan kejahatan yang sama. Tentulah ada rasa yang bergejolak di dalam hati, dan mungkin bisa jadi tersimpan dendam di dalam hati. Kita tidak berhak memandang semua orang hitam adalah jahat, karena kitapun tidak ingin dicap jahat hanya karena sebagian kita melakukan hal yang jahat.
 
Yang melakukan tindak kriminalitas di kalangan Masisir belakangan ini memang orang hitam, tapi tak semua orang hitam memiliki niat jahat kepada kita. Mereka yang melakukan tindak kriminalitas pun pastinya memiliki  alasan tertentu, dan di antara faktor-fakornya adalah adanya kesenjangan ekonomi akibat terjadinya revolusi di Mesir dan nilai mata uang Mesir turun anjlok. Pasokan sandang dan pangan mereka pun tidak tercukupi, sedangkan di Mesir sedang musim panas dan banyak menguras energi. Mungkin hanya orang hitam di daerah Saqor yang melakukan hal tersebut. Sebutlah orang hitam asal Nigeria yang berada di Bawabat 2, yang berada di sekitar imaroh Amuntai (imaroh akhwat kekeluargaan Kalimantan) mereka tidak pernah mengganggu orang-orang sekitarnya, bahkan tidak pernah terjadi tindak kriminalitas di daerah tersebut. Malahan, mereka peduli kepada orang sekitar, suka membantu membawa sampah jika melihat orang kesulitan membawa setumpukan sampah. Pada faktanya banyak orang hitam yang ikut talaqqi di Ruwaq Azhar, di madyafah-madyafah, bahkan mereka aktif mengikuti kajian, juga aktif dalam bertanya.

Menurut pengamatan yang ada, orang baik itu terbagi menjadi dua. Pertama adalah mereka yang terlahir dari keluarga baik-baik, tumbuh dalam lingkungan baik, maka ia menjadi sosok yang baik ketika besarnya. Mereka juga terjaga dari kecilnya dari tindak kejahatan yang sangat fatal. Ada kemungkinan kecil, orang baik jenis pertama ini terjerumus dalam kegelapan. Di antara faktornya adalah keadaan, desakan ekonomi, desakan kawan, dan lainnya. Adapun yang kedua, mereka yang tidak terlahir dari keluarga yang baik, yang tak mengajarkan sopan santun terhadap sesama, terhadap yang lebiih tua, dan tak pernah mengenal kebaikkan. Mereka yang memiliki masa lalu yang kelam, namun mereka berhasil keluar dari semua itu dan menjadi orang yang luar biasa baik. Saya menemukan di luar sana banyak orang yang menjadi baik, tapi orang sibuk mencacinya, dan menganggapnya cari muka, dan mungkin mereka ingin mengubah hidupnya tapi lingkungan justru tidak mendukungnya. Mereka ingin mengubur masa lalunya yang kelam tapi orang lain senang sekali menggalinya.

Diskriminasi namanya jika kita mengucilkan orang hitam, menjauhi orang hitam di manapun kita bertemu dengannya, entah itu di bus, di universitas, atau di tempat umum lainnya. tidak bisakah kita menerima mereka seperti mereka yang menerima kita di Mesir. Tidak perlu menjauh jika bertemu dengan orang hitam, Jika kita berlaku baik, merekapun pasti akan memperlakukan kita dengan baik pula. Meski ada sebagian dari mereka yang melakukan tindak kriminalitas, alangkah baiknya jika kita berbuat baik kepada mereka, siapa tahu dengan tindakan baik kita kepada mereka, hati mereka akan terbuka dan sadar bahwa apa yang mereka lakuakan (tindak kriminalitas) selama ini adalah perbuatan yang salah besar. Siapa tahu ada suatu keinginan terbesit di hati mereka untuk menjadi baik..

Sebagai bagian dari Masisir, saya tidak mencari pembenaran bahwa tindak kriminalitas yang dilakukan orang hitam harus dilupakan. Kewaspadaan tetap harus ditingkatkan di manapun kita berada, jangan terlalu percaya pada orang asing yang baru kita kenal. Di sini saya memaparkan sisi baik orang hitam agar setidakya kita tak selalu mengkambing-hitamkan semua orang yang berkulit hitam, dan bisa melihat sisi baik dari mereka walaupun sangat sedikit.

Senin, 04 Juli 2016

Dari Anak Rantau

Nun jauh, ibu bapak di Indonesia,
Anakmu merindukan kalian, rindu yang tak pernah bisa dilukiskan, bahkan diutarakan oleh kata-kata biasa, luasnya lautanpun tak bisa menandinginya.


Anakmu hanya berharap bertemu dalam mimpi, memeluk kalian untuk sejenak melepas kerinduan, dan berbincang layaknya anak dan orang tua yang sering dilakukan.


Anakmu Mengiba pada dirinya sendiri, namun harus segera ditepis...
Karena tahu, antara kalian dan anakmu itu ada suatu ikatan batin yang tak bisa dijelaskan,
Mendoakan agar Sehatlah slalu di sana. Agar slalu dikuatkan lahir maupun batinnya.

Mungkin kuliah terasa sulit, tapi pastinya lebih sulit kalian dalam memenuhi kebutuhan anakmu...

Anakmu banyak mengeluh, namun takkan berani jika disuruh mengeluh didepan kalian, walau sepatah kata, karna takut menyayat hati kalian yang amat sangat lembut.

Anakmu banyak keinginan, namun ia urung meminta, malu untuk meminta, karena sadar umur sekarang ini memang tak pantas untuk meminta sesuatu lagi, namun lebih pantas untuk memberi dan berbakti.


Jikapun ibu dan bapak bertanya, ingin apa kamu nak??
Lisan ini enggan bicara, biarlah anakmu ini mendapatkannya sendiri, bukan tak ingin diurusi, namun anakmu tak ingin merepotkan.


Yang diharapkan oleh anak rantau ini adalah doa serta ridho yang lebih utama dari kalian.
Karena sadar bahwa pintu langit akan terbuka lebar oleh doa kedua orang tua, dan dapat ditembus oleh ridho kalian.

Selasa, 15 Maret 2016

Falling in Love is Easy.... Staying in Love is Amazing

Ada pepatah seperti itu, tapi menurut aku falling in love itu susah... butuh proses yang lama, dan staying in love is so amazing

Ada pertanyaan yang slalu muncul dalam benakku :
Kenapa mereka dengan mudahnya berpaling?
hidup adalah pilihan., dimana seseorang bisa memilih selama ia masih hidup. apakah pilihan itu terjadi dua kali untuk masalah pernikahan?

pertanyaan ini slalu terbenak karna disekelilingku adalah lingkungan orang yang "memilih perceraian"

Entahlah seberapa rumit pertikaian diantara mereka, apa mereka tak pernah berfikir tentang masa depan anak? Tentang keluarga bahagia? Tentang akibat negatif yang akan mempengaruhi anak?
Mungkin itulah takdir? Mungkin jalan terakhir adalah perceraian?

Jodoh...sekali lagi kita berkata jodoh..
Apakah orang yang menikah itu jodoh? Lantas jika mereka bercerai apa itu yang disebut jodoh?
Bagaimana jika orang itu menikah 3 kali atau 4 kali? Lantas yang mana yang disebut jodoh?

Sekali lagi,,,
Staying in love is amazing...
Seperti Kisah Plato tentang Makna Cinta dan Pernikahan

Suatu ketika Plato terlibat dalam perbincangan dengan gurunya…

Plato bertanya makna cinta dan gurunya pun menjawab: “Masuklah ke dalam hutan, pilih dan ambillah satu ranting yang menurutmu paling baik, tetapi engkau haruslah berjalan ke depan dan jangan kembali ke belakang. Pada saat kau sudah memutuskan pilihanmu, keluarlah dari hutan dengan ranting tersebut”.
Maka masuklah Plato ke dalam hutan dan keluarlah Plato tanpa membawa sebatang ranting pun.Gurunya pun bertanya, maka jawab Plato:

“Saya sebenarnya sudah menemui ranting yang bagus, tetapi saya berfikir barangkali di depan saya ada ranting yang lebih baik. Tetapi setelah saya berjalan ke depan ternyata ranting yang sudah saya tinggalkan tadilah yang terbaik. Maka saya keluar dari hutan tanpa membawa apa-apa”.

Guru itupun berkata: “Itulah cinta”

Lalu Plato pun bertanya apakah makna pernikahan, dan Guru pun menjawab:

”Sama seperti ranting tadi, namun kali ini engkau haruslah membawa satu pohon yang kau fikir paling baik dan bawalah keluar dari hutan”.

Maka masuklah Plato ke dalam hutan dan keluarlah Plato dengan membawa pohon yang tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu indah.

Gurunya pun bertanya, maka jawab Plato:

“Saya bertemu pohon yang indah daunnya, besar batangnya… tetapi saya tak dapat memotongnya dan pastilah saya tak mampu membawanya keluar dari dalam hutan… akhirnya saya tinggalkan. Kemudian saya menemui pohon yang tidak terlalu buruk, tidak terlalu tinggi dan saya pikir mampu membawanya kerana mungkin saya tidak akan menemui pohon seperti ini di depan sana. Akhirnya saya pilih pohon ini kerana saya yakin mampu merawatnya dan menjadikannya indah”.

Lalu sang guru berkata: “Itulah makna pernikahan.”

Begitu banyak pilihan di depan kita seperti pohon-pohon beserta rantingnya di dalam hutan, tapi kita mesti menentukan satu pilihan dan bila terlalu memilih… tidak satupun akan kita dapati, kerana kesempatan itu hanya sekali dan kita harus terus maju seperti waktu yang beredar ke depan yang tidak pernah tersimpan pada hari semalam, kemarin atau bersemayam pada masa lalu kita.
Walaupun belum bertemu cinta, percayalah, bila kita berubah menjadi diri kita yang terbaik, Tuhan akan buka rute untuk hadirnya cinta yang terbaik.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Ilmu Tidak untuk Ditunggu, tapi untuk Dicari



“Tidak ada manusia yang pintar tanpa belajar “ilmu ladunny” kecuali memang dia terlahir dari keturunan wali atau syekh”
  ucap K.H Helmi Abdul Mubin, Lc /7/3/2015.
 
Dari kalimat tersebut tentu kita bisa mengambil kesimpulan, bahwasannya mudir ingin kita (generasi penerus bangsa,agama dan negara) agar selalu menuntut ilmu. Karna sejatinya ilmu itu bukan ditunggu tapi dicari. Tidak ada istilah belajar dalam tidur untuk manusia biasa (bukan segelombang dengan wali).  Bahkan seorang keponakan Rasulullah SAW. Abdullah bin Abbas pun rela bertanya dan mendatangi 30 sahabat rasul untuk memastikan keshahihan suatu hadits. Ini potongan cerita yang pernah kita pelajari di pondok UQI kelas 6 kemarin.
Alkisah ada seorang keponakkan Rasullulah SAW yang slalu berada dibelakang Rasul ketika shalat, ia adalah Abdullah bin Abbas. Seorang yang hafal 1660 hadits
Suatu hari ia mendengar hadits dari seorang sahabat nabi, dan hadits itu tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Maka ia mendatanginya ketika sore hari, dan waktu itu adalah waktu untuk istirahat. Akhirnya abdullah bin abbas menunggu di depan pintu rumahnya, ia mengamparkan jubahnya untuk duduk dan angin menghembuskan debu hiingga mengenai wajahnya. Tak lama kemudian sahabat keluar dari rumahnya dan melihat abdullah bin abbas dalam kondisi yang menyedihkan, lalu ia berkata kepadanya
“wahai keponakan Rasulullah, ada apa gerangan kau ada disini? Seandainya kau mengirimkan orang kepadaku, maka aku akan menemuimu”
Lalu abdullah bin abbas menjawab “akulah yang seharusnya datang kepadamu, karna ilmu bukanlah untuk ditunggu, tapi untuk dicari”

Sejauh apapun kita pergi, jika kita memiliki ilmu pasti kita tak akan tersesat. Tanpa harta namun memiliki ilmu insyaallah Allah akan menunjukkan jalannya dan akan meninggilkan orang-orang yang memliki ilmu. Dan agama islam bukan hanya dari ucapan atau keyakinan saja namun dengan perlakuan. Apalah arti bersaksi dan yakin jika tidak pernah menjalankan perintah-Nya dan Menjauhi laranga-Nya. setelah kita mengetahui, barulah kita melaksanakannya.

orang yang belajar lalu mngamalkannya, niscaya Allah akan menyempurnakan pahalanya.
Dan ia akan mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun.
Begitu pun orang yang mengajarkan kejahatan, ia akan mendapatkan dosa orang yang mengikuti ajarannya yang salah.


Diriwayatkan oleh thabrani
Perumpamaan orang yang mengajari kebaikkan kepada manusia, namun ia melupakan dirinya (tidak mengamalkannya) ia diumpamakan sebagai lilin yang menerangi orang namun dirinya sendiri terbakar oleh api.
Subhanallah, maha suci Allah yanng telah meninggikan orang-orang yang berilmu dan mengamalkannya.

Wallahu 'alam bishowab.

Sumber : text book “verses and hadith class six”

Rabu, 02 September 2015

jalan menuju Al-Azhar Chairo

حمدا و شكرا لله تعالى


Semuanya berawal dari cita2 yang tinggi. Setinggi langit tak berbintang.
Aku punya cita2 ini sesungguhnya sudah dari sejak SD. Melihat film ayat-ayat Cinta dan novel Geni Jora yang menceritakan Jora, si anak pintar yang menjunjung tinggi martabat seorang wanita dikalangan muslim yang akhirnya mimpinya tercapai untuk belajar ke damaskus, di novel ini dengan jelas diceritakan bagaimana indahnya kota damaskus ( masih bagian timur tengah namun sekarang kabarnya sedang rusuh dengan peperangan).  Sedangkan di ayat-ayat cinta Aisyah yang memerankan wanita yang lemah lembut dan Anggun. Di film ini aku Melihat keindahan kota kairo. Dan evrerywhere people recity Qur'an Subhanallah.
Ditambah lagi ketika aku mulai masuk pesantren Ummul Quro Al-Islami. Aku mendapat pencerahan dari kisah guruku yang menceritakan alumni ummul quro yang ada di mesir, chairo sana. Sunnguh aku ingin menjadi mereka saat itu.
Pernah satu ketika saat reunian anak SMP aku ditanya "kamu kenapa ke pesantren? Emang apa cita-cita kamu??"
"Aku pengen kemesir. Yahh jadi ustadzah atau dosen terbang" tapi mereka menertawakanku dengan nada mengejek atau apalah, lalu berkata "iyah kemesir jadi TKW yah.. hahaha" kadang sejenak kita harus berpura-pura tuli menutup telinga serapat-rapatnya untuk maju kedepannya. Kadang kita harus berpura-pura tak mengerti apa yang meteka bicarakan. Biarlah orang mengejek. Tinggal buktikan dengan tindakan. Semuanya akan selesai!!"


3 mei 2015. Setelah 4 tahun lamanya dr program khusus (kelas intensiv) aku diwisuda. Dan Alhamdulillah Allah menerangkan jalanNya kepadaku. Kepada Hamba-Nya yang slalu berharap penuh ini. Aku selalu mencatat apa yang aku inginkan dibuku diaryku. Semuanya kucatat rapih di buku harianku biar Hanya Allah yang tahu apa cita-citaku.

Semua keluh kesah susahnya hafalan.. kekhawatiran, semua rasa saat aku menerima tawaran untuk mengikuti apa yang harus dilakukan untuk sampai kenegri kinanah itu. aku, ghoniyah, elzha, dan salim pergi ke Cianjur untuk mengikuti pelatihan di pesantren Al -kautsar.
Semua aku sanggupi dengan segala kekuatan otak yang standar ini. Aku memaksimalkannya. Memaksimalkan semuanya karna aku tau otaku tidak terlalu pintar dalam menjaga dan menghafal Qur'an. 8 juni 2015 tes itu dilaksanakan di UIN jakartan. Walaupun akhirnya aku belum sampai 2 juz ..isi materi yang diujikan itu diantaranya penulisan Insya, pengetahuan sejarah islam, fiqih, hadits, nahwu, shorof, balaghoh, and all about arabic.. semua aku pasrahkan kepada ALLAH SWT.
Kukira soalnya akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya yangvada dibuku panduan tes Al-azhar. Tapi nyatanya.. semuanya beda.. beda dari tahun-tahun sebelumnya.
Pelajaran sama hanya materi yang diujikan sangat berbeda. Dan standar kelulusannya juga berbeda. Tahun kemaren standar kelulusan nilai adalah 6,00 dan tahun sekarang 2015 adalah 7,00 jumlah pendaftar tahun 2015 kisaran 2.500 dan yang lolos nilai standar itu sekitar 600 orang dari seluruh Indonesia. AL-Azhar tidak mematokan kuota tapi mereka mematokan nilai standar.

ALHAMDULILLAH..Tes pertama aku.. ghoniya.. salim kita lulus... perwakilan dari Ummul Quro
Dan 1 sahabat kita belum berhasil tahun ini. Semoga dia bisa menyusul kami tahun depan. AMIIN..
tidak sampai sini langkah kami terhenti untuk sampai ke negri kinanah. Ada tes kedua untuk menentukan layak atau tidaknya kita masuk ke universitas Al-azhar. Apakah bahasa kita sudah cukup mantap atau belum.
Tgl 15 juli kita datang ke UIN jakarta untuk ikut tes. Kita dikumpulkan diruang audiotorium dan syekh Azhar datang lalu mengutarakan bahwasannya "tes kedua akan dilaksanakan di Mesir. camaba yg lolos tes pertama sudah pasti akan berangkat ke mesir"
Subhanallah.... Sekali lagi Allah melancarkan jalan kami menuntut ilmu.

Persiapan dari mulai passport kami buat masing-masing di kantor imigrasi di daerah masing-masing. Kalo aku bikin passport di kantor imigrasi tangerang tingkat I
Hanya 3 hari semuanya selesai.
Berkas yang harus dipersiapkan itu adalah
KARTU KELUARGA
KTP
AKTE
IJAZAH SMP
Semuanya di fotocopy masing-masing dua lembar.

Sebulan setelah membuat passport. Akhirnya visa kita sudah ada dari kemenag.
Dan tgl 4 september 2015. Tanggal bersejarah ini, kita akan berangkat menuju mesir, negri kinanah dan seribu menara ini.
TERIMAKASIH untuk para pengajar Ummul Quro dan pengajar para Tasywiiqul Anwaaril azhar..
Terimakasih juga aku diizinkan untuk bantu-bantu pondok Ummul Quro selama sebulan menunggu Visa turun.

Subhanallah.. walhamdulillah. Walaa ilaaha illa Allah.. ALLAHU AKBAR!!!"


Sabtu, 09 Mei 2015

aku lulus!!

Aku sempat mengira bahwa aku tak akan mampu bertahan hingga kelas 6, karna sakit yang menuntutku untuk pulang pergi dari bogor ke tangerng. Namun mamah slalu meyakinkanku. "Neng.. harus sampe kelas 6" udah tanggung. Gak apa nilainya jelek yang penting kamu lulus!

"Gak mah. Cici gak akan berhenti kok. Cici juga bakal usahain semaksimal mungkin untuk dapet hasil yang terbaik. Doain
 Cici yah mah!!"

"Dalam sholat, mamah slalu mendoakan eneng biar sembuh dn tercapai cita-citanya, sakit itu cobaan dari Allah neng. Neng harus sabar dan percaya akan sembuh"

"Iyah mah"

Sulitnya menghafal doa untuk umroh dan naik haji ketika bulan ramadhan tahun 2014 kelas 2 MA semester dua disaat ulangan susulan sebanyak 32 mata pelajaran. Oh tuhan bagaimana biasa 32 mata pelajaran dalam 1 minggu saja?

Semua aku jalani begitu saja dengan hati yang pasrah. Dengan badan yang lemah baru dinyatakan boleh keluar dari rumah sakit.
"Usth kapan saya bisa ikut ujian susulan?
"Terserah kapan saja kamu bisa. Usahakan 1 hari 5 mata pelajaran"

Hingga pukul 23.45 wib aku masih mengerjakan soal ulangan-ulangan itu. Hanya untuk naik ke kelas 3.





Sulitnya izin kebagian keamanan. Padahal alasanku jelas. Untuk berobat!
Siapa sih yang mau keluar jika tak ada keperlun setiap bulannya? Aku sendiri sih orang yang gak sering pulang.
Alhamdulillah a
Syukur keaa ea Allah...
Akhirnya bulan november 2014 aku dinyatakan sembuh

Seluruh rangkaian kegiatan imamah seperti hafalan juz 'ama. Praktek sholat, praktek mengjar, membuat reaume, khutbah, dan serentetan kegiatan imamah berhasil aku lewati dengan baik.





3 mei 2015. Tepatnya pada pukul 12.35 kami angkatan zumrotul mazaaya melakukan resepsi wisuda dengan khidmat dan sakral.
Dengan penuh peluh dan kesabaran akhirnya kami lulus. Thank's Allah :-)








Kamis, 16 April 2015

the incredible crew in action



the incredible crew lagi foto-foto di Lab bahasa. kita punya mimpi untuk bisa menjajaki dunia ini. menginjakkan kaki di berbagai negara, terlebih lagi kota mekkah, tempat yang disucikan oleh Allah SWT. dengan usaha, dan bukan sekedar mimpi. talk less do more.
the incredible crew, itu adalah nama bagian bahasa putri angkatan 16 Masa Bhakti 2015-2016 dan yang putranya adlah Starlight.
sebagai bagian bahasa kita slalu menjunjung tinggi bahasa arab dan inggris. seperti jargon kita "by language we can conquer the world"
dengan bahasa kita bisa menaklukkan dunia. yah dengan bahasa internasional kita bisa menaklukan semuanya. kita sadar ilmu kita masih sangat sedikit, namun kita percaya suatu nanti diantara kita ada yang bisa melihat belahan bumi yang lain. melihat peradaban Islam disana, dan menceritakannya kelak kepada kami dan adik kelas kami. Amin..





jika kita bisa berbahasa yang baik dan benar, berkomunikasi dengan orang asing pun terasa menyenangkan loh :)
mengenal mereka walaupun hanya sebentar saja. mereka seperti sangat welcome sekali menyambut kita




she was an indian people, her husband is a teacher at jakarta international school (JIS). with her pleasure, she sang a song "kuch-kuch ho ta he" then I asked her what is the meaning of kuch-kuch ho ta he? she answered that kuch kuch ho ta he is "something happen in my heart"
she lived in jakarta and she had a little daughter. do you know? she said, many indonesian in india who takes education there such history of india, geography of india culture, and overthere the teacher is teaching by english.




aha.. he was Paheng. came from belanda. he was working at human assisment departemen and his job was helping a poor man. he has visited many countries, and districts in indonesia. and he knew about kalimantan. NTT, pontianak, etc. he welcomed us kindly guys :)




He was Mr. Andrias, came from german. he was a doctor of animal. he came to indonesia for attending seminar for a doctor, coz he was invited to be an adviser.



oh god How I wish can go to egypt, a country of exodus, and firaun
 
Free Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design